Analog yang aneh untuk pembimbing #1 dan #2, haha. Tapi kenyataan membuktikan kalau dua-duanya dibutuhkan dan menyenangkan untuk dua hal yang berbeda. Pembimbing satu lebih seperti sandal yang nyaman dipakai dan bikin tenang. Intensitas ketemu lebih sering, dan tiap kali ketemu pasti merasa nyaman aja. Seperti rumah ... Pembimbing dua kaya high heels, dipake sakit, tapi tetap aja menimbulkan perasaan menyenangkan karena entah gimana terasa keren. Dan itulah yang terjadi ketika mengirim abstrak untuk minta diperiksa. Pembimbing satu bilang Senin nanti bakal ngasih feedback, karena gaya dia meriksa per kalimat, pembimbing kedua secara general bilang 'very like' dengan cara aku menubrukan kedua teori. Dan dapat kata-kata itu dari pembimbing kedua rasanya menyenangkan :) Pembimbing satu karena udah sering bareng jadi terasa biasa.
Emang dunia ini ngga adil :p